Senin, 08 Februari 2016

Tentang perasaan yang terpendam



                        THIS FOR YOU

 Setiap manusia memiliki 1 buah hati, yang nantinya akan dipersembahkan untuk orang tersayang yang akan menemani jalan hidupnya nanti. Begitu juga aku, aku akan mempersembah kan hati ini untuk wanita yang sekarang aq panggil ay, entah kenapa? berkat kamulah sekarang aq merasa menjai pemuda yang berfikir dewasa, yang setiap harinya slalu berdoa pada allah sang pencipta alam agar orang yang aku sayang agar selalu sehat,,,, dan inilah beberapa tentang isi hat aiku yang akan aku persembahkan hanya untuk kamu...

PERLIHATKANLAH KEPADAKU KETAATAN SEPERTI BUNGA

 Terima kasih telah menjaga diri, terima kasih juga telah bersedia bersabar. Bersabar terhadap perasaan yang sedang tumbuh,seperti bunga yang ingin sekali mekar, ingin sekali segera ranum. Akan tetapi, kita masih percaya bahwa untuk menjadi mekar, kita perlu waktu.Terima kasih karena aku rasa, Allah tetap menjadi yang pertama. Bila kita lalai dalam menjaga diri, Semoga kita segera diselamatkan dan ku rasa, allah pasti segera menyelamatkan.
Terima kasih telah bersedia bersabar. Karena aku pun sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang. Karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah. Justru bisa jadi membuat kita salah mengambil keputusan.
Terima kasih telah menjaga diri. Karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa. Entah bagaimana caranya. Entah harus berdoa seperti apa. Karena kita tahu pasti, salah satu dari kita akan memulai. Dan itu aku. Diwaktu yang nanti akan aku cari tahu entah bagaimana caranya. Karena aku tahu, kita benar-benar sedang diuji dengan kehadiran masing-masing. Kita sama-sama menjadi ujian satu sama lain. ay. Mari menangkan! 
ISI HATI
Syukurlah. Isi hati manusia masih rahasia. Seandainya tidak ada lagi rahasia di bumi ini. Tidak akan ada lagi cerita bagaimana rasanya rindu yang tidak tersampaikan. Bagaimana rasanya menunggu. Bagaimana rasanya mendoakan diam-diam. Bagaimana rasanya berpapasan. Bagaimana rasanya bertemu. Syukurlah Tuhan masih merahasiakan isi hati seseorang dari orang lain. Jika tidak, tentu tidak akan cerita seromantis Ali dan Fatimah, Muhammad dan Khadijah, lalu aku dan kamu.
KIRA KIRA NANTI

Kira-kira apa yang sedang dipikirkan hujan saat melihat kita memainkan perasaan kita, seperti mengada-ada sesuatu yang tiada, seperti sedang menciptakan angan-angan yang nantinya menjatuhkan.
Kira-kira apa yang sedang dipikirkan oleh jalanan saat jejak kita melekat padanya, seperti sedang menuliskan masa lalu yang nantinya kita ungkit kembali, antara disesali dan disyukuri. Kita tidak tahu.
Kira-kira apa yang nantinya langit malam katakan pada kita saat kita tidak juga terlelap padahal ia sudah hendak menjadi terang. Seperti sedang memutar ulang seluruh rekam jejak perasaan yang pernah kita rasakan.
Kira-kira apa yang nantinya saling kita katakan pada saat kita tengah berada di masa depan yang saat ini sedang kita duga? Apakah kita akan mengatakan sesuatu yang membahagiakan atau sebaliknya?
Tetapi aku yaqin akan membahagiakan mu. ay.

0 komentar:

Posting Komentar

Love is...
© Hati Ini aku persembah kan untukmu,, my Ay,, - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace