THIS FOR YOU
Setiap manusia memiliki 1 buah hati, yang nantinya akan dipersembahkan untuk orang tersayang yang akan menemani jalan hidupnya nanti. Begitu juga aku, aku akan mempersembah kan hati ini untuk wanita yang sekarang aq panggil ay, entah kenapa? berkat kamulah sekarang aq merasa menjai pemuda yang berfikir dewasa, yang setiap harinya slalu berdoa pada allah sang pencipta alam agar orang yang aku sayang agar selalu sehat,,,, dan inilah beberapa tentang isi hat aiku yang akan aku persembahkan hanya untuk kamu...
PERLIHATKANLAH KEPADAKU KETAATAN SEPERTI BUNGA
Terima kasih telah menjaga diri, terima kasih juga telah bersedia
bersabar. Bersabar terhadap perasaan yang sedang tumbuh,seperti bunga
yang ingin sekali mekar, ingin sekali segera ranum. Akan tetapi, kita
masih percaya bahwa untuk menjadi mekar, kita perlu waktu.Terima kasih
karena aku rasa, Allah tetap menjadi yang pertama. Bila kita lalai dalam
menjaga diri, Semoga kita segera diselamatkan dan ku rasa, allah pasti
segera menyelamatkan.
Terima kasih telah bersedia bersabar. Karena aku pun sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang. Karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah. Justru bisa jadi membuat kita salah mengambil keputusan.
Terima kasih telah menjaga diri. Karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa. Entah bagaimana caranya. Entah harus berdoa seperti apa. Karena kita tahu pasti, salah satu dari kita akan memulai. Dan itu aku. Diwaktu yang nanti akan aku cari tahu entah bagaimana caranya. Karena aku tahu, kita benar-benar sedang diuji dengan kehadiran masing-masing. Kita sama-sama menjadi ujian satu sama lain. ay. Mari menangkan!
Terima kasih telah bersedia bersabar. Karena aku pun sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang. Karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah. Justru bisa jadi membuat kita salah mengambil keputusan.
Terima kasih telah menjaga diri. Karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa. Entah bagaimana caranya. Entah harus berdoa seperti apa. Karena kita tahu pasti, salah satu dari kita akan memulai. Dan itu aku. Diwaktu yang nanti akan aku cari tahu entah bagaimana caranya. Karena aku tahu, kita benar-benar sedang diuji dengan kehadiran masing-masing. Kita sama-sama menjadi ujian satu sama lain. ay. Mari menangkan!
ISI HATI
Syukurlah. Isi hati manusia masih rahasia. Seandainya tidak ada lagi
rahasia di bumi ini. Tidak akan ada lagi cerita bagaimana rasanya rindu
yang tidak tersampaikan. Bagaimana rasanya menunggu. Bagaimana rasanya
mendoakan diam-diam. Bagaimana rasanya berpapasan. Bagaimana rasanya
bertemu. Syukurlah Tuhan masih merahasiakan isi hati seseorang dari
orang lain. Jika tidak, tentu tidak akan cerita seromantis Ali dan
Fatimah, Muhammad dan Khadijah, lalu aku dan kamu.
KIRA KIRA NANTI
Kira-kira apa yang sedang dipikirkan hujan saat melihat kita
memainkan perasaan kita, seperti mengada-ada sesuatu yang tiada, seperti
sedang menciptakan angan-angan yang nantinya menjatuhkan.
Kira-kira
apa yang sedang dipikirkan oleh jalanan saat jejak kita melekat
padanya, seperti sedang menuliskan masa lalu yang nantinya kita ungkit
kembali, antara disesali dan disyukuri. Kita tidak tahu.
Kira-kira
apa yang nantinya langit malam katakan pada kita saat kita tidak juga
terlelap padahal ia sudah hendak menjadi terang. Seperti sedang memutar
ulang seluruh rekam jejak perasaan yang pernah kita rasakan.
Kira-kira
apa yang nantinya saling kita katakan pada saat kita tengah berada di
masa depan yang saat ini sedang kita duga? Apakah kita akan mengatakan
sesuatu yang membahagiakan atau sebaliknya?
Tetapi aku yaqin akan membahagiakan mu. ay.


0 komentar:
Posting Komentar